background img

NUTRISI PERBAIKI KESEHATAN ODHA

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Nutrisi yang baik sangatlah perlu. Terutama bagi yang orang yang terinfeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus). Nutrisi memainkan peran penting dalam kesehatan utamanya dalam meningkatkan kekebalan tubuh, dan kemampuan untuk melawan infeksi bagi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Kebiasaan makan yang sehat juga membantu mereka mempertahankan berat badan dan status gizi normal.

Ahli gizi Nurhidayah S Gz menyampaikan hal itu pada program Interactive Healthy Care (IHC) bersama Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) di radio KPFM 95.4 Mhz, Senin (2/12). Talkshow siang dengan tema Nutrisi Yang Tepat pada ODHA itu dipandu Jessica Vathur.

Nurhidayah didampingi Pengawas Humas RSPB Liza Permatasari mengatakan, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa perbaikan nutrisi akan memperbaiki kondisi kesehatan ODHA. Nutrisi yang baik diperlukan untuk menjaga sistem imun ODHA agar tetap kuat.

“Pemberian nutrisi yang baik, akan meminimalisir infeksi oportunistik pada orang dengan HIV/AIDS. Sekitar 80 persen ODHA mengalami malnutrisi, sehingga rentan mengalami infeksi,” katanya.

Layaknya orang sehat, lanjutnya, tidak ada perbedaan makanan yang dikonsumsi ODHA. Namun yang perlu digarisbawahi adalah, bila ODHA mengalami infeksi seperti diare dan disertai muntah. Maka beberapa makanan perlu dihindari dan harus memperhatikan kebersihan makanan. “Untuk kebutuhan mikronutrien pada ODHA justru kebutuhannya meningkat 100-150% dibanding kebutuhan orang sehat,” ujar Nurhidayah.

Menurutnya, makanan yang baik dikonsumsi oleh ODHA adalah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta sayur dan buah. Sumber Karbohidrat seperti roti, singkong, dan sereal. “Makanan yang mengandung karbohidrat akan menjadi sumber energi. Protein hewani & nabati akan membantu regenerasi sel-sel yang rusak. Untuk lemak diajurkan mengkonsumsi lemak MCT yang berasal dari minyak kelapa, alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.  Konsumsi sayur dan buah diperlukan untuk meningkatkan antioksidan dalam tubuh”.

Ia menyarankan, untuk membantu melindungi sistem imun tubuh, sebaiknya mengonsumsi berbagai jenis buah dan sayuran yang mengandung antioksidan tinggi. Olahan susu menjadi salah satu makanan alternatif sebagai penambah asupan protein dan sumber kalsium selain itu ODHA dapat memilih jenis olahan seperti susu, keju, dan yoghurt yang rendah lemak. Namun bila mengalami diare dan atau alergi susu, dapat mengganti dengan mengonsumsi kedelai, kacang-kacangan, oat, sebagai alternatif untuk sumber asupan kalsium dan zat besi sehari-hari.

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mencatat sampai dengan Mei 2019 sudah ada 258 ODHA. Penularan melalui cairan tubuh, seperti trasnfusi darah, penggunaan jarum suntik yang bergantian, hubungan sex bebas, dan ASI (dari ibu ke anaknya). Pada ODHA mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis, disertai infeksi oportunistik. Untuk itu penting dukungan keluarga. Dan diharapkan penderita terbuka, dan teredukasi. Setidaknya bisa memeriksakan ke pusat layanan kesehatan terdekat atau ke RSPB.

“Penderita akan kami bantu untuk konsultasi dengan ahli gizi dan dokter. Jangan khawatir, kerahasiaan akan terjaga,” ujar Liza Permatasari menambahkan. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *