background img

MUTIARA HIKMAH DIBALIK WABAH

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Allah SWT memberi kenikmatan, di baliknya pasti ada ujian. Setiap ada musibah, di baliknya ada hikmah. Termasuk wabah virus Corona (Covid-19) adalah musibah. Di balik musibah, ada hikmah yang luar biasa. Demikian diungkapkan ustadz Nasrul Hamdi, LC MA melalui sambungan seluler dalam program Sajadah (Sajian Amal Ibadah) radio KPFM 95.4 Mhz Balikpapan, Jumat (3/4).

Ustadz Nasrul menyampaikan, semua yang terjadi didunia ini atas izin Allah SWT. Tetesan hujan, debu yang bertebaran dan daun yang jatuh, bahkan sesuatu yang baik dan buruk semua merupakan bagian dari ketentuan Allah Ta’ala, semua atas izin Allah.

Dan setiap kejadian pasti ada hikmahnya termasuk adanya wabah virus corona ini. Dulu, terlalu sibuk dengan pekerjaan, sehingga tidak sempat melaksanakan salat malam. Terlalu lelah dan berpanas-panasan sehingga tidak berpuasa. Pergi kerja –apalagi yang berada di kota besar– saat anak-anak masih terlelap. Pulang kerja anak-anak sudah tertidur.

Wabah virus ini membuat pemerintah mengimbau para pekerja untuk bekerja dari rumah, dan mengurangi aktivitas keluar rumah dan berkumpul. Umat muslim menjadi lebih banyak waktu untuk istirahat, dan tidak ada lagi alasan untuk meninggalkan salat malam, puasa sunnah, tilawah alquran serta ibadah lainnya Baik dan buruknya kejadian, semua atas kehendakNya.

Seperti yang tertulis dalam Surah Annisa ayat 78. “Semua yang menimpa kalian, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, merupakan takdir Allah.Semuanya berasal dari Allah sebagai ujian dan cobaan.”
Ustadz Nasrul mengingatkan, jangan sampai kita berpikir negatif dengan ujian yang sedang diberikan ini. Tetap berpikir positif, dan semakin dekatkan diri kepada Allah dan meminta pertolonganNya.

Dalam menghadapi wabah ini kita juga dituntut untuk mengikuti anjuran pemerintah dan para ahli (medis) untuk berada di rumah dan sering-sering mencuci tangan. “Ini juga saat yang tepat untuk berbagi kepada sesama. Yang memiliki harta, bisa melakukan zakat harta,” ujarnya.

Termasuk yang memiliki harta emas. Contohnya yang sudah sampai nisob (85gram), namun belum masuk haulnya bisa juga disegerakan untuk zakat hartanya jika ada kebutuhan. Dan ini merupakan pendapat mayoritas ulama madzhab.

Penyaluran zakat ini juga bisa melalui lembaga Dompet Dhuafa. Bisa menghubungi 0542-441980 atau WhatsApp 0853 4704 3000. Infak dan sedekah bisa ditransfer melalui BSM 700-389-393-8 atau wakaf melalui Bank Mandiri 149-000-627-579-8. (JESSICA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *