background img

MUI BALIKPAPAN SIAP DIAUDIT

4 years ago written by

Balikpapan – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan siap diaudit jika diperlukan, karena memang mendapat kucuran dana operasional dari pemerintah. Hal ini ditegaskan Sekretaris MUI Balikpapan Jailani saat dikonfirmasi KPFM, Rabu (19/10). “Silahkan saja kalau mau diaudit,” ujarnya. Jailani dimintai tanggapannya seputar beredarnya isu di media sosial dan online tentang adanya petisi agar MUI diaudit dan dibubarkan, karena organisasi yang lahir di zaman Orba ini dituding sebagai provokator yang dapat mengancam hilangnya toleransi beragama.

MUI sejatinya menjadi suri teladan bangsa, bukan sebagai provokator. Di satu sisi, ada penilaian bahwa petisi untuk membubarkan MUI adalah upaya makar terhadap alim ulama. “Itu ranahnya Pusat untuk memberikan komentar. Kami hanya mengikuti saja apa yang terjadi di Pusat, dan juga hanya menjalankan apa yang menjadi kebijakan Pusat,” tegas Jailani. Saat disinggung otoritas MUI seputar sertifikasi halal yang kadang rentan memunculkan polemik, Jailani justru membantah jika MUI dikatakan sebagai badan yang mengeluarkan sertifikat halal. “MUI di daerah kabupaten/kota hanya mendorong agar setiap produk segera mengurus proses sertifikasi. Di tingkat kabupaten/kota MUI cenderung sebagai auditor internal di daerah,” kata Jailani.

MUI Balikpapan yang berkantor di jalan Ruhuy Rahayu Gunung Bahagia juga baru mengeluarkan fatwa haram tentang hukum penyalahgunaan lem dan sejenisnya yang merusak akal. Fatwa haram ini terkait maraknya kasus mabuk lem di kalangan anak dan remaja di Balikpapan. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *