background img

LUSITA RELAKAN PEKERJAAN DEMI TARIK SUARA

3 years ago written by

Balikpapan – Lusitania Ferriska, gadis kelahiran Balikpapan 9 Maret 1992 ini rela meninggalkan pekerjaannya demi mengejar cita-cita menjadi penyanyi. Setelah single pertama Cinta Bukan Bisnis rilis pada 20 Desember 2016 di bawah label INA Musik, akhirnya ia memutuskan hijrah ke Jakarta.

Hal tersebut diceritakannya kepada pendengar setia KPFM 95.4 Mhz Balikpapan saat bincang di studio jalan Jenderal Sudirman, Rabu sore (21/6).

“Akhirnya aku memutuskan untuk resign dari pekerjaanku sebagai public relation di Pentacity Shopping Venue sekitar bulan Maret lalu. Awalnya aku ragu untuk banting setir menjadi penyanyi. Tapi karena itu passion-ku dan orang tua merestui, aku mencoba meyakini diriku. Mungkin ini jalan menuju cita-citaku menjadi penyanyi,” tutur dara yang akrab disapa Lusita ini.

PicsArt_06-22-02.18.21

Ibarat peribahasa; buah jatuh tak jauh dari pohon, begitulah Lusita. Talenta tarik suara yang dimilikinya tak dipungkiri mengalir dari ayahnya (almarhum) H Syahruni Hasbullah, yang dikenal sebagai tokoh seni pendiri paguyuban seni Bayu Asri. Semasa hidupnya, Syahruni juga dikenal sebagai pencipta lagu daerah yang produktif.

Perempuan berdarah Banjar-Jawa ini pun tak pernah membayangkan, bakat tersebut membawanya menjadi juara 3 pada audisi vokal di Bandung tahun 2012 silam. Dari sanalah Lusita bertemu dengan pencipta single pertamanya, Pradea dan Diantonie.

Lusita mengaku, saat masih mengenyam bangku kuliah di Kota Kembang itu dirinya mendapat peluang untuk menjadi penyanyi sesuai cita-citanya. Tapi bagi Lusita saat itu pendidikan adalah yang utama. Ia memprioritaskan untuk menyelesaikan pendidikan public relation tahun 2015.

“Aku nggak nyangka kesempatan nyanyi itu datang lagi. Yang paling mengejutkan, yang menelefon aku adalah pencipta lagu saat audisi di Bandung dulu. Dan ternyata beliau mempercayakan lagu ciptaannya Cinta Bukan Bisnis ke aku, karena menurutnya suaraku yang paling cocok nyanyiin lagu itu. Aku pikir kesempatan nggak datang dua kali jadi aku langsung terima,” paparnya pada pendengar KPFM.

PicsArt_06-22-02.23.58

Lusita juga menceritakan makna di balik single Cinta Bukan Bisnis. Baginya lagu tersebut seperti menjawab sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada lelaki, dimana mereka sering menyebut bahwa wanita itu matre. Padahal dalam kehidupan nyata, menjalin hubungan cinta bagaimana pun juga tetap membutuhkan uang, karena di dunia ini tidak ada sesuatu yang gratis.

Saat ditanyai tentang kesibukannya sekarang, gadis berambut panjang ini mengaku aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan profesi barunya itu, seperti latihan olah vokal, olahraga rutin, performa di beberapa acara, serta promo ke radio.

Sebagai pendatang baru, Lusita optimis single Cinta Bukan Bisnis yang sudah ada video klipnya tersebut akan diterima dengan baik di masyarakat dan semua kalangan. “Karena jenisnya musik country dan ini kurasa masih sangat jarang. Apalagi aku membawakannya dengan ceria dan easy listening. Itu yang membedakannya dengan musik lain. Jadi aku optimistis,” paparnya.

Bagi yang ingin mengetahui lebih dekat sosok Lusitania Ferriska dan single pertamanya Cinta Bukan Bisnis, bisa memfollow instagramnya di @lusitania_ferriska atau di Facebooknya Lusitania Ferriska.(RARA/KPFM)

Article Categories:
Music · Talkshow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *