background img

LANGKAH PERSIBA KIAN BERAT

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Tim kebanggaan masyarakat Kota Balikpapan Persiba tampil sangat mengecewakan. Menghadapi tuan rumah Persik Kediri pada laga pekan ke-16 Liga 2 tahun 2019 di Stadion Brawijaya, Kamis (19/9), Beruang Madu takluk dengan skor telak 0-2.

Pada laga ini, dari pantauan KPFM lewat Live Youtube, Ismail Haris dan kawan-kawan sejatinya tampil cukup baik. Buktinya, sepanjang babak pertama lini tengah Persiba mampu meredam agresivitas serangan yang dibangun tuan rumah. Hasilnya, hingga turun minum tak ada satupun gol yang menyarang ke gawang Persiba.

Namun petaka datang di babak kedua. Konsentrasi pemain Persiba terlihat mulai menghilang. Situasi ini pun dimanfaatkan oleh para pemain Persik Kediri. Adalah Septian Bagaskara yang menjadi pahlawan bagi Persik. Bahkan, striker Timnas U-19 itu mencetak dua gol hanya dalam kurun waktu 10 menit. Gol pertama dicetak menit ke-57 dan gol kedua menit ke-67.

Persiba sebenarnya mencoba bangkit dan mengejar defisit dua gol. Namun tuan rumah yang sudah di atas angin, justru tak memberi kesempatan bagi anak-anak asuh Satia Bagdja itu untuk menembus lini pertahanan tim asal Jawa Timur itu. Alhasil, hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor tak berubah untuk kemenangan tuan rumah.

Menanggapi hasil ini, pelatih kiper Persiba Balikpapan Jarot Supriadi mewakili pelatih kepala Satia Bagja mengatakan, pertandingan melawan Persik Kediri memang berat buat Persiba. Hasil yang dicapai pun tidak sesuai dengan yang di inginkan.

“Ini memang berat buat kami. Tidak sesuai dengan harapan. Untuk itu kami dari seluruh pemain dan seluruh ofisial minta maaf kepada warga Balikpapan termasuk juga Balistik yang sudah mensupport kami,” kata Jarot dalam rekaman pers yang diterima KPFM, Kamis (19/9) malam.

Secara teknis, lanjut Jarot, memang di lapangan banyak peluang-peluang yang diciptakan oleh anak-anak Persiba. Namun belum bisa di manfaatkan dengan baik, padahal sudah terbuka lebar.

“Secara teknis bisa menguasai jalannya pertandingan karena  pemain kami masih bisa memainkan bola kaki ke kaki. Peluang juga banyak, tapi tidak bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Untuk diketahui, kekalahan dari Persik Kediri ini membuat ambisi Beruang Madu untuk melaju ke babak delapan besar semakin berat. Saat ini, Persiba belum beranjak dari peringkat tujuh klasemen sementara wilayah timur dengan 18 poin dari 16 pertandingan yang sudah dilakoni.

Butuh keajaiban bagi Persiba untuk bisa lolos ke babak delapan besar. Karena hitung-hitungan poin hingga kompetisi berakhir. Maksimal poin yang bisa diraih Persiba 30 poin. Namun itu pun kemungkinan akan sangat sulit. Mengingat, hanya empat laga yang tersisa hingga akhir musim.

Dari empat laga itu, satu laga tandang ke Stadion Aji Imbut Tenggarong menghadapi tuan rumah Mitra Kukar FC. Sedangkan tiga laga lainnya di Stadion Batakan, Manggar, Balikpapan Timur (Baltim). (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News · Sports

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *