background img

HIV KIAN MASIF, DKK LAKUKAN CEGAH DINI

5 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Virus mematikan Human Immunodeficiency Virus (HIV) kian masif di Kota Minyak. Tak tanggung-tanggung, hampir setiap tahunnya Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan selalu mendapat temuan kasus. Berdasarkan data, jumlah kumulatif pengidap HIV di Kota Balikpalan saat ini mencapai 2.308 orang. Ini berdasarkan data DKK sejak 2005 sampai periode Mei 2019.
Sementara pada periode Januari hingga Mei 2019, warga yang terdeteksi mengidap virus menular itu berjumlah 258 orang. Dengan rincian laki-laki 159 orang dan 38 di antaranya telah masuk ke fase AIDS. Sementara perempuan sebanyak 99 orang, 36 di antaranya masuk fase AIDS.
Melihat perkembangan trend kasus tersebut, DKK Balikpapan berusaha melakukan upaya pencegahan dini. Seperti yang disampaikan Kepala DKK Balikpapan, dr. Andi Sri Juliarti. Ia mengatakan, DKK telah menggerakkan dan melakukan penguatan ke seluruh Puskesmas yang ada di Kota Balikpapan, untuk melakukan kegiatan mencegah, mendeteksi dini dan menangani serta merujuk jika ditemukan kasus HIV di Balikpapan.
“Pencegahan dini dari tingkat Puskesmas. Sejatinya hal ini terjadi memang bukan hanya di Balikpapan, tapi di seluruh Indonesia. Karena ini isu global,” ujarnya saat ditemui KPFM usai dilantik menjadi kepala DKK Balikpapan menggatikan dr. Ballerina di kantor Walikota, baru-baru ini.
Wanita berjilbab itu menjelaskan, kasus HIV ini merupakan kasus yang bisa dikatakan abu-abu atau sifatnya terselubung, sehingga pihaknya juga harus pintar untuk mencari pengidap yang terdeteksi terkena HIV.
“Makanya sangat penting dilakukan deteksi dini. Pengidap HIV di Kota Balikpapan juga tidak terlalu banyak, karena sebagian besar warga yang ada di kota minyak ini hanya tinggal sementara. Ada yang datang dan ada yang pergi. Jadi tidak menetap,” ucapnya.
Sementara Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menuturkan, keberadaan Dinas Kesehatan akan diperkuat lagi. Baik personel maupun program-programnya. Utamanya adalah melakukan pencegahan sejak dini. “DKK akan kita perkuat lagi. Sehingga tercipta kesehatan yang lebih bagus di Kota Balikpapan,” katanya singkat. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
Health · News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *