background img

KESEHATAN PETUGAS PILKADA DIPERKETAT

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan memberlakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh kepada calon petugas Pilkada 2020 mendatang.

Baik itu di tingkat Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK), Petugas Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Pelaksana Pemungutan Suara (KPPS).

Kebijakan itu diberlakukan untuk menghindari ada kejadian yang dapat menyebabkan korban dalam pelaksanaan Pilkada seperti yang terjadi pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

“Kami tidak ingin kejadian serupa terulang, adanya korban dalam pelaksanaan Pilkada,” kata Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, Selasa (19/11).

Dalam prosesnya, lanjut Thoha, surat keterangan kesehatan sebagai syarat utama untuk pendaftaran calon petugas Pilkada.

“Bagi yang tidak mencantumkan surat kesehatan akan dinyatakan gugur. Kebijakan ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya, yang tidak begitu diperhatikan,” ujarnya.

Thoha menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Balikpapan, untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada calon petugas Pilkada.

“Pemeriksaan akan dilaksanakan lebih ketat dibandingkan Pemilu sebelumnya. Calon petugas yang mendaftarkan akan diperiksa kesehatan secara menyeluruh, termasuk riwayat penyakit yang pernah diderita,” ungkapnya.

Sesuai jadwal, KPU Balikpapan akan mulai membuka jadwal pendaftaran untuk calon pemilihan kecamatan dan petugas pemungutan suara pada awal Januari 2020 mendatang.

“Januari sudah dibuka. Berdasarkan pengalaman Pemilu 2019 lalu, kebutuhan petugas PPS di setiap kelurahan tercatat mencapai tiga orang dan lima orang untuk petugas PPK yang ada di kecamatan,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *