background img

KEMILAU BFI FINANCE 2019 BANJIR HADIAH

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – PT BFI Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan di Indonesia, terus memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Ini dibuktikan dengan dihadirkannya program Kemilau BFI 2019, yang merupakan program perdana yang digelar di seluruh Indonesia.

Untuk wilayah Kalimantan, program ini berlangsung di atrium Pentacity Sopping Venue,  Balikpapan SuperBlock (BSB), jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (3/8). Hadir dalam kesempatan tersebut Regional Manager BFI Finance Wilayah Kalimantan Hernandi Kusno, Area Manager BFI Finance Wilayah Balikpapan Yane, Area Manager BFI Finance Wilayah Samarinda Artha N Wedhasmara, Marketing Communication Head Tedika Puri Amanda serta Non Dealer Financing Car Manager BFI Finance Cabang Balikpapan Andri Chandra.

“Ada sekitar 18 ribu konsumen yang mengikuti undian ini. Itu yang kontrak dari Januari sampai Juli 2019. Setiap konsumen ada yang memiliki lebih dari satu nomor undian. Jadi total undian sekitar 31.500 nomor secara nasional,” kata Regional Manager BFI Finance Wilayah Kalimantan Hernandi Kusno.

Pada pengundian ini, nasabah yang beruntung akan mendapatkan satu dari empat mobil Xpander yang disediakan BFI sebagai hadiah utama. Selain mobil Xpander, BFI Finance juga menyiapkan hadiah motor Mio, smartphone, logam mulia 10 gram, LED TV dan lemari es 1 pintu. “Tentu saja, program ini berlaku untuk semua produk pembiayaan BFI Finance,” ujarnya.

Terpisah, Area Manager BFI Finance Wilayah Samarinda Artha N Wedhasmara menuturkan, sektor pertambangan terutama alat berat masih menjadi konsumen yang terbesar di BFI Finance. Sedangkan untuk sepeda motor dan mobil diklaim masih merajai.

“Komposisi pembiayaan terbesar masih di roda empat yang kurang lebih mencapai 70 persen. Kami terus berupaya merangkul semua segmen dalam untuk menjalankan jasa pembiayaan swasta,” ungkapnya.

Sementara Manager BFI Finance Wilayah Balikpapan, Yane mengatakan, berdasarkan Laporan Keuangan BFI 2018, piutang pembiayan bersih mencapai Rp 17,283 miliar atau naik 13,9 persen dari 2017 lalu. Kemudian jumlah aset tercatat Rp 19,117 miliar atau naik 16 persen. Begitu pula dengan jumlah pendapatan naik 24,1 persen menjadi Rp 5,018 miliar dan Laba Tahun Berjalan naik 23,6 persen menjadi Rp 1,468 miliar.

Jika dirincikan Produk Berdasarkan Jenis Aset, maka Mobil 73,7 persen, lalu disusul Alat Berat 15,3 persen, Sepeda Motor 9,4 persen serta Properti dan lain-lain mencapai 1,6 persen.

“Pertumbuhan bisnis di segmen alat berat masih cukup baik karena portofolio BFI masih positif, masih sehat. Karena kami masih memberikan pembiayaan di pertambangan batubara,” ucapnya.

Wanita berkacamata itu menambahkan, BFI memiliki keunggulan dari perusahaan lain yang sejenis. BFI memiliki jaringan nasional sebanyak 229 cabang dengan gerai mencapai 170. “Dengan jaringan yang ada saat ini, kami lebih menjangkau dan lebih dekat dengan konsumen bila dibandingkan dengan kompetitor,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *