background img

JURUSAN TIDAK SELARAS, PENGANGGURAN MENINGKAT

4 years ago written by

Balikpapan – Jumlah pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun 2016 meningkat. Hal ini dikatakan Analis Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud Herdiana pada acara Seminar Job Matching 2016 yang diselenggarakan di SMKN 1 Balikpapan, Rabu (28/9).

Herdiana mengatakan, menurut data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) bulan Februari 2016, jumlah pengangguran tamatan SMK sebanyak 1.35 juta atau sekitar 19,18 persen dari total jumlah pengangguran di Indonesia. Hal ini berbeda dengan tahun 2015 yang hanya mencapai sekitar 16 persen.

Salah satu faktor yang mengakibatkan jumlah pengangguran tersebut meningkat adalah kurikulum dan jurusan yang tak selaras dengan kebutuhan pasar atau dunia usaha dan industri.¬†Menurut Herdiana, perlu diadakan sinergitas dan keselarasan antara kebutuhan pelaku usaha dan industri dengan Kementerian dalam hal ini bagian SMK. Sehingga akan diketahui kondisi tenaga kerja yang diperlukan pelaku usaha dan industri.¬†“Saat ini yang menjadi masalah adalah kurangnya keselarasan. Sehingga yang terjadi adalah banyaknya jurusan pada sekolah kejuruan yang sudah tak sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” katanya.

Herdiana menyebutkan, saat ini dunia usaha dan industri yang berpotensi menyerap tenaga kerja adalah bidang pertanian, kemaritiman dan pariwisata serta teknologi informasi. Sementara itu, untuk dunia usaha yang potensinya sangat kecil untuk menyerap tenaga kerja adalah bidang administrasi dan perkantoran.

Saat ini jumlah lulusan SMK 2016 berdasarkan bidang keahlian, yaitu jurusan tekonologi dan rekayasa sebanyak 445.047 orang, jurusan teknologi informasi dan komunikasi ada 277.545 orang, jurusan kesehatan 60.944 orang, agrobisnis dan agroteknologi 52.319 orang, perikanan dan kelautan 17.249 orang, bisnis dan manajemen sebanyak 348.954 orang, pariwisata ada 81.391 orang, seni rupa dan kriya 9.237 orang, dan seni pertunjukan ada 1.220 orang. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *