background img

JALAN TEMBUS GRAND CITY RAMPUNG AKHIR TAHUN

1 year ago written by

Foto: Jalan tembusan di Grand City menghubungkan jalan MT Haryono-jalan Soekarno Hatta Km7 yang masih dalam pembangunan

KPFM BALIKPAPAN – Jalan tembusan yang menghubungkan jalan MT Haryono-jalan Soekarno Hatta Km 7 di kawasan Grand City ditarget selesai akhir tahun 2019 ini. Pengerjaannya kini telah mencapai 70 persen.

Kalimantan dan Sulawesi Divisi Head Sinarmas Land Limjan Tambunan memastikan pembangunan terhadap jalan tembusan sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer kini terus berjalan. Meski sempat mengalami beberapa kendala.

“Dari 1,3 kilometer yang kami kerjakan, tinggal 300 meter yang belum teragregat. Pembangunan sempat vakum kurang lebih 6 bulan. Karena kendala yang kami hadapi,” ungkapnya.

Kendala utama yakni suplai material seperti batu agregat yang didatangkan dari Palu, Sulawesi Tengah. Di mana, bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi September 2018 lalu di daerah itu memberikan dampak keterlambatan suplai material.

“Di Palu sempat terjadi gempa. Sehingga sempat pemerintahnya memberikan pembatasan pengiriman material. Kemudian juga terkait adanya pembuatan saluran air di daerah Kilometer 6. Di samping itu curah hujan juga cukup berpengaruh,” jelasnya.

Saat ini, pembangunan telah kembali berjalan. Rencananya, pengaspalan jalan tembusan tersebut akan dilakukan Oktober 2019 mendatang.

“Pengaspalan itu memakan waktu kurang lebih sebulan. Kemudian di November dan Desembernya kita lakukan commissioning test. Dilakukan opening traffic untuk mobil yang kita prioritaskan. Itu untuk mengetes kerapatan aspal jalan,” ujarnya.

Sementara secara umum, jalan tembusan yang bakal mengurai kemacetan di dua titik jalan Soekarno Hatta, yaitu di simpang tiga Pasar Buton dan simpang tiga jalan Projakal ini ditarget beroperasi Februari 2020.

“Harapannya Februari. Bertepatan dengan HUT Kota Balikpapan jalan itu bisa diresmikan dan dibuka untuk umum. Kendaraan yang boleh melintas di jalan ini nantinya memiliki ketentuan, beratnya maksimal 8 ton, dua sumbu alias roda 4,” katanya.

Untuk diketahui, pembangunan jalan ini diinisiasi oleh Grand City, bagian dari Sinarmas Land bersama pemerintah kota. Diungkapkan Limjan, pembangunan jalan tembusan yang membentang di komplek Grand City Balikpapan tak berpengaruh pada penjualan unit rumah.

“Kami bukan hanya membangun rumah, menjual rumah, tapi juga membangun kota. Itu komitmen kami. Sehingga jalan ini bagian dari wujud komitmen itu,” katanya.

Jalan sepanjang 1,3 kilometer ini nantinya memiliki lebar 9 meter. Dengan rincian 2 jalur, 6 lajur. Selain mengurai kemacetan, jalan ini juga mempersingkat waktu tempuh bagi pengendara yang melintas dari jalan Soekarno Hatta Km7 menuju jalan MT Haryono dan sebaliknya.

“Mari kita doakan agar pembangunan berjalan lancar. Tanpa hambatan. Sehingga jalan ini dapat berguna bagi Kota Balikpapan,” tuturnya. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *