background img

ISRAN PIMPIN UPACARA HUT BALIKPAPAN 123

7 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-123 Kota Balikpapan yang diselenggarakan Pemkot Balikpapan, Senin (10/2) pagi, di Lapangan Merdeka, jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota (Balkot) berlangsung khidmat.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita itu, dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor sebagai Inspektur Upacara.

Hadir  juga Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, Pangdam Vl Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono SH MH, Kapolresta Balikpapan Kombes Turmudi, serta ratusan pejabat dan tamu undangan dari semua lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Isran Noor menuturkan, Balikpapan sudah mulai berubah, semakin maju dan terus berkembang. Jika selama ini Balikpapan dijadikan sebagai pintu gerbang Provinsi Kaltim, maka akan berubah menjadi salah satu kota yang paling penting sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia.

“Jadi bukan hanya pintu gerbang, saat ini Balikpapan sudah jadi Kota penyangga. Sesuai dengan tema HUT Kota ini, yakni Balikpapan Nyaman Penyangga Ibu Kota Negara,” kata Isran dalam sambutannya.

Isran menambahkan, secara umum Pemerintah Provinsi sangat mendukung dan sejalan dengan napas otonomi dan akan membuka ruang yang lebar kepada Pemerintah Kota ke depan untuk berinovasi, berkreasi serta membuat terobosan-terobosan kreatif untuk membangun dan melaksanakan kegiatan pembangunan.

“Khususnya dalam mendukung terwujudnya pembangunan IKN. Seperti halnya DKI yang ada sekarang di Jakarta. Mulanya tidak akan bisa berkembang dan maju tanpa dukungan kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Begitu pula halnya IKN yang baru ini sehingga kota-kota penyangga seperti Balikpapan, Samarinda, Penajam, Tenggarong dan sekitarnya akan sangat diperlukan untuk mendapatkan dukungannya secara penuh,” ujarnya.

Ibu Kota Negara di Provinsi kaltim, lanjut Isran, tentu berdampak positif bagi seluruh pembangunan di Kaltim, bahkan di Kalimantan seluruhnya serta bagian tengah dan timur Indonesia akan mendapatkan dampak positif.

“Walaupun mungkin ada dampak negatifnya. Mudah-mudahan tidak terlalu besar, karena tidak boleh positif semua harus ada juga negatifnya baru dia indah,” ungkapnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemprov Kaltim itu juga mengingatkan pembangunan di Balikpapan juga harus sejalan dengan visi dan misi RPJMD Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, yaitu berani untuk Kalimantan Timur yang berdaulat.

“Maksudnya bukan untuk merdeka, tapi bagaimana masyarakat Kaltim memiliki sebuah kapasitas serta kemampuan untuk mengasisibilitas lingkungannya supaya bermanfaat. Melalui visi berdaulat, pembangunan yang kita wujudkan adalah untuk seluruh kesejahteraan lapisan masyarakat,” ucapnya.

Pada momentum penting ini, Isran juga mengajak Walikota, DPRD serta semua komponen terkait yang ada di lingkungan Pemerintahan dan masyarakat pada umumnya agar dapat saling bekerjasama, bahu membahu menjaga daerah Kaltim tetap aman dan damai. “Itu demi mewujudkan pembangunan ibu kota baru di Kaltim ini,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *