background img

IMAM DAN PENDETA BALIKPAPAN REAKTIF

7 days ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan kembali bertambah menjadi 51 orang, 33 orang sudah dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, dari 11 hasil pemeriksaan swab yang diterima dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, diinformasikan 1 pasien dinyatakan positif terpapar virus Corona.

Dua pasien itu merupakan hasil pengembangan dari cluster ABK yang telah ditetapkan positif sebelumnya.
“Jadi dari total cluster ABK untuk saat ini sebanyak 6 yang positif dari 7 orang yang kita periksa di kapal tugboat,” jelasnya dalam kegiatan jumpa pers di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Sabtu (23/5).

Dua pasien positif baru itu yakni seorang laki-laki berusia 36 tahun yang saat ini menjalani perawatan di RSKD Balikpapan.
Selain itu, dari hasil swab yang diterima, 2 pasien hasilnya positif setelah dilakukan swab ulang, dan 3 pasien yang kembali positif setelah dilakukan swab.
Kemudian ada lagi, 3 hasil swab yang dinyatakan negatif yakni 2 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan seorang PDP.

Rizal juga menambahkan berdasarkan hasil pelaksanaan rapid test massal yang dilakukan kepada sejumlah pemuka agama di Kota Balikpapan, seorang imam masjid dan seorang pendeta dinyatakan reaktif.

Total imam masjid yang sudah melakukan rapid test sebanyak 106 orang. Sedangkan jumlah pendeta yang sudah melakukan rapid test sebanyak 12 orang.

“Kita melakukan rapid test kepada imam dan pendeta, termasuk panitia hari besar keagamaan, seorang imam dan pendeta dinyatakan reaktif,” jelasnya.
Untik imam masjid sudah dilakukan swab dan hasilnya masih dalam proses pemeriksaan di BBLK Surabaya, sedangkan pendeta karena baru terungkap hari ini, masih akan dilakukan swab.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *