background img

HARAP KEUANGAN MEMBAIK, TUTUP LUBANG DI SEMAYANG

3 years ago written by

Balikpapan – Dua lubang besar di jalan Yos Sudarso kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, dikeluhkan para sopir angkot. Pasalnya, kerusakan badan jalan tersebut dianggap mengganggu arus lalu lintas sekitar, karena memakan setengah ruas jalan. Titik kerusakan persis di depan Mako Pangkalan TNI AL Balikpapan dan di depan Kantor Pelabuhan IV (Persero) Cabang Balikpapan.

Berdasarkan informasi warga sekitar, ruas jalan yang berlubang tersebut sebelumnya telah diperbaiki. Namun derasnya air hujan yang melintas di bawah permukaan jalan kembali membuat tanah cepat tergerus. Akhirnya aspal jalan berlubang.

“Makanya kembali amblas. Sama seperti lubang di depan Kantor Pelabuhan IV. Itu amblasnya sebelum Ramadhan, hingga saat ini belum ada perbaikan,” ujar Sari (33), salah satu warga sekitar Mako Pangkalan TNI AL saat diwawancarai KPFM, Selasa (4/7).

Kondisi itu tentu membuat cemas beberapa sopir angkot, karena dianggap mengganggu arus lalu lintas. “Itu sangat mengganggu kelancaran kendaraan. Kadang macet kalau lagi ada kapal masuk, karena padat,” keluh Jafar (48), salah satu sopir angkot nomor 6.

Mereka berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki, khawatir bakal memakan korban dan merugikan pengendara yang melintas. “Sudah cukup lama dibiarkan seperti itu,” kata Iwan (21) yang juga sopir angkot rute Pelabuhan Semayang.

Pemkot Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berencana melakukan perbaikan melalui anggaran APBD Perubahan.

“Gorong-gorong yang ada sudah tidak kuat menahan beban kendaraan, sehingga harus diganti. Karena kegiatan baru, jadi belum masuk program tahun ini. PU usulkan dana melalui APBD-P. Semoga kondisi keuangan membaik. Kita sabar menunggu pembahasan APBD-P,” kata Kepala DPU Tara Allorante saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Meski akses jalan tersebut tergolong jalan nasional, namun Pemkot Balikpapan akan tetap melakukan perbaikan. “Itu termasuk ruas jalan nasional. Tapi dari APBD kota bisa digunakan, karena itu menyangkut pekerjaan drainase, bukan  pekerjaan peningkatan jalan yang harus menggunakan APBN,” pungkas Tara.

Berdasarkan pantauan KPFM, kedua titik jalan berlubang tersebut saat ini telah ditutup plat besi, dan diberi tanda penunjuk arah agar tak ada pengendara yang terjebak. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *