background img

HABIS NYABU NYABUL, YA DISEL

4 years ago written by

Balikpapan – Lagi-lagi karena pengaruh sabu. Barang haram itu tak hanya menjerumuskan penikmatnya, tapi juga membawa derita lain. Sebut saja DK, gadis 17 tahun yang menjadi korban kebejatan Rah (40).

Pria beranak dua ini tega meniduri DK setelah mabuk sabu. “Tapi kami suka sama suka,” kilah Rah ketika diinterogasi petugas Kepolisian. Apapun itu alasannya, tetap saja warga Baru Ilir ini merasakan dinginnya ruang jeruji besi di Polres Balikpapan. Mulanya orangtua DK bersikeras tidak terima putrinya diperlakukan tak senonoh, lalu melapor ke Polisi. Sekalipun Rah berderai airmata, proses hukum tetap bergeming. Rah siap-siap dijerat atas tuduhan pencabulan anak di bawah umur.

Pertemuan Rah dan DK belum berselang lama. Teknisi elektronik ini secara kebetulan berkenalan dengan DK yang tak lain keponakan kawannya. DK jatuh kepelukan Rah menyusul rentetan persoalan keluarga yang mendera gadis putus sekolah itu. Bertengkar dengan orangtua, lantas kabur meninggalkan rumah selama sepuluh malam. Ujung-ujungnya, DK berada di rumah Rah. Saat itu tempat tinggal Rah lagi kosong. Istri dan anaknya sedang bepergian.
Suasana sepi malam itulah yang mendorong nafsu syaitan Rah untuk menikmati hangat tubuh DK. “Setelah saya nyabu, dia ngajak begituan. Dia memang sudah biasa,” katanya.

Ia mengaku mempunyai jalinan asmara dengan DK hampir sebulan. Malah sudah empat kali melakukan hubungan layaknya suami istri, karenanya ia ngotot ingin bertanggungjawab. Tapi nasi sudah jadi bubur, proses hukum terus bergulir. Ia pun jadi tersangka. Pria kelahiran 30 Oktober 1971 ini dicokok di rumahnya Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Jumat dinihari (2/12).

Rah ditahan untuk kepentingan penyelidikan. Begitu penjelasan Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui Paur Subbag Humas Iptu D Suharto. (ARIYANSAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *