background img

GARA-GARA SABU, NUR DIBEKUK POLISI

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Jajaran Satresnarkoba Polres Balikpapan berhasil membekuk seorang pengguna, sekaligus pengedar sabu-sabu. Dia adalah Nur Salsiah (31), warga jalan Manunggal RT 24 No 53 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan (Balsel).

Wanita yang sehari-hari berkerja sebagai karyawan salon itu ditangkap di rumahnya, Senin (29/7) malam. Dari tangan tersangka petugas menyita sebanyak 25 paket sabu dengan berat total 8,36 gram.

Penangkapan bermula adanya informasi bahwa ada ‘pemain baru’ dari Sulawesi di Balikpapan. Mengetahui hal itu polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Kemudian malam harinya tim dari Satnarkoba Polres Balikpapan langsung menuju TKP.

“Benar saja, petugas mendapatkan sabu satu paket besar seberat 0,9 gram dan 24 paket dalam plastik klip dengan berat masing-masing paket 0,2 gram. Sabu tersebut siap dijual kepada calon pembeli. Kalau paket hematnya itu dijual sekitar Rp 200 ribu per paket,” kata Kasat Resnarkoba Polres Balikpapan, AKP Bambang Hardianto, Selasa (30/7).

Adapun modus yang digunakan pelaku, 24 paket disimpan di dalam botol bening yang biasa digunakan untuk menyimpan jamu kapsul. Sedangkan satu paket yang memiliki berat 0,9 gram disimpan di dalam kotak rokok.

“Saat di rumahnya kami juga temukan alat hisap sabu-sabu berupa bong. Pelaku ini juga pemakai sekaligus pengedar. Semua narkoba dan alat bong kami sita untuk dijadikan alat bukti,” ujarnya.

Ditanya dari mana pelaku mendapatkan barang haram tersebut, Bambang mengaku masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebab pelaku membeli barang tersebut tanpa bertemu dengan penjual alias menggunakan sistem terputus.

“Dia itu pakai sistem terputus, nggak saling bertemu. Yakni barangnya ditaruh di suatu tempat habis itu sama pelaku ini diambil. Tapi kami belum berhenti sampai di sini. Kami masih terus melakukan pengembangan,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, Nur terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sebab, polisi menjeratnya dengan pasal berlapis. Yakni, Pasal 112 ayat (2) subsider Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *