background img

GAGAL MASUK SMPN 17, KELUARGA MENGAMUK

3 years ago written by

Balikpapan – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Kota Balikpapan yang berada di jalan Soekarno Hatta Km 16, Kelurahan Karang Joang, diwarnai tuntutan salah satu keluarga pendaftar dengan mengancam para guru dan kepala sekolah menggunakan senjata tajam (sajam).

Peristiwa itu terjadi Selasa (11/7) sekitar pukul 12.30 Wita. Menurut keterangan pihak sekolah, alasan salah satu keluarga pendaftar itu mendatangi sekolah karena tak terima anggota keluarganya gagal masuk sekolah tersebut.

“Dia datang menuntut agar keluarganya itu diterima di sini. Dia tinggal daerah kilo, tapi masuk daerah Kukar, berarti masuk kategori jalur luar daerah. Di sini kuota jalur luar daerah hanya 3 persen, berarti hanya dua orang saja. Sedangkan keluarganya itu nilainya masih di bawah 2 orang pelajar lainnya yang juga berasal dari luar daerah,” jelas Kepala Sekolah SMP Negeri 17 Balikpapan Suwiyadi usai peristiwa tersebut.

Berdasarkan kesaksiannya, keluarga pelajar tersebut mendatangi pihaknya dengan mengancam menggunakan sajam. “Datang ke sini sambil berteriak. Dia bilang, pokoknya saudaranya harus diterima, sambil gebrak meja. Kemudian dia bilang, apa semua pengen saya lubangi, sembari menunjukkan pinggangnya yang membawa sajam. Tapi sajamnya belum sempat dikeluarkan,” bebernya.

Pihak sekolah yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. “Sudah panik. Kemudian ada anggota BIN (Badan Intelegen Negara) kebetulan tinggal di belakang sekolah datang, ada juga personel TNI dan pihak kepolisian,” ujar kepala sekolah yang baru menjabat kurang dari 6 bulan itu.

Sementara pihak Polsek Balikpapan Utara yang ditemui KPFM saat berada di sekolah tersebut mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan saat pengumuman test pada tanggal 12 Juli 2017.

“Ini tentu menjadi perhatian. Dan setelah ini kami akan koordinasikan dengan Kapolsek, untuk kemudian melakukan penjagaan di sini. Khususnya saat pengumuman besok. Nanti kami turunkan personel untuk antisipasi,” kata Panit Binmas Polsek Balikpapan Utara Ipda Suliyono. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *