background img

Gaduhnya Situs Revolusi Mental Ala Pemerintahan Jokowi

5 years ago written by

Puan Maharani dan jajaran kementeriannya disorot oleh pengguna internet pekan ini setelah situs Revolusi Mental yang baru diluncurkan tidak bisa diakses dan dianggap meniru situs presiden Amerika Serikat.

Situs dengan nama revolusimental.go.id, yang diperkenalkan Senin (24/08) kemarin, juga dikritik keras karena dianggap menelan biaya ratusan milyaran.
Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) buru-buru menepis klaim itu dengan mengatakan bahwa biaya untuk situs hanya sekita Rp200 juta saja. Sementara dana untuk program Revolusi Mental secara menyeluruh adalah Rp149 milyar sesuai landasan APBN.
Sejak Senin malam situs itu sengaja dimatikan karena adanya serangan peretas yang diklaim “bertubi-tubi.”
“Kami memintaa maaf atas tidak berfungsinya website yang baru diluncurkan pada hari Senin, dan bertanggungjawab atas ketidaknyamanan dan berupaya untuk memperbaikinya,” kata Sekretaris Menteri Koordinator PMK, Sugihartatmo, kepada wartawan Kamis (27/08).

revolusi mental
SITUS REVOLUSIMENTAL 
Tampilan situs revolusi mental saat ini.

“Memang benar ada peretas dan kami berusaha maksimal dalam tujuh hari ini untuk bisa memperbaiki itu,” katanya. Dia tidak mau berspekulasi apakah peretasan situs tersebut bernuansa politik atau tidak.

Mirip situs Obama?

Revolusi mental adalah salah satu program unggulan yang sering disebut-sebut oleh Joko Widodo sejak kampanye presiden dimulai tahun lalu.
Di bawah koordinasi Puan Maharani, konsep yang “menjunjung tinggi nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong” itu diharapkan bisa tertanam dalam karakter bangsa.
Namun kritikan terkait situs tersebut terus mengalir, di Facebook BBC Indonesia misalnya, Tonni Lee menulis, “kalaupun misalnya anggarannya tidak sampai Rp140 milyar, namun menempatkan webnya di shared hosting yang biayanya sangat murah, plus script bajakan tentu ini sangat memalukan.”
Lainnya mengatakan, “mental siapa sih yang sebenernya mau di revolusi?”.
Di Twitter, situs revolusi mental telah dikicaukan lebih dari 12.500 tweet dan sempat menjadi topik populer, Kamis (27/08).

Menanggapi tuduhan yang menyebut bahwa tampilan situs mirip dengan tampilan barackobama.com, Sugihartatmo tidak mengakui ataupun membantah.
Dia hanya mengatakan kementerian “tidak pernah mengizinkan untuk menjiplak, karena prinsip revolusi mental adalah merupakan integritas.”
“Kami akan melakukan evaluasi, dan indikasi penjiplakan itu akan kami teliti benar. Kami senang mendapatkan masukan-masukan dari mereka. Kalau memang benar websitenya menjiplak, website akan kita batalkan dan tim akan melakukan perbaikan secara total dan benar.”
Namun di tengah upaya pemerintah untuk merespon kritikan masyarakat, pengamat teknologi informasi Heru Sutadi mengatakan bahwa pembuatan situs secara umum memang terkesan prematur dan tidak matang.
Ini bisa dilihat dari kegagapan mereka menghadapi serangan peretas yang umum terjadi di situs-situs pemerintahan.
“Bisa dilihat infrastuktur belakangnya tidak diperhatikan. Mengapa tidak diprediksi akan di akses banyak orang dan tidak bisa mengatisipasi serangan,” katanya.
“Jadi terkesan situs itu dibuat hanya untuk ada saja, tidak serius.”
(bbc.com)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *