background img

FRAKSI DEMOKRAT SOROTI PROYEK KILANG

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyebut,  keberadaan proyek perluasan kilang minyak Pertamina ternyata belum memberikan dampak yang signifikan terhadap jumlah pengangguran di Kota Balikpapan.

Hal ini disampaikan juru bicara Fraksi Demokrat Mieke Heny pada Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD 2018, Senin (15/7). Menurutnya, sejak awal proyek tersebut digadang-gadang bisa menurunkan angka pencari kerja.

“Belum terlihat jelas. Proyek ini sama sekali tidak mengurangi angka pengangguran. Padahal pengerjaannya ketahui sejak tahun 2018,” kata Mieke Heny.

Meski begitu, lanjutnya, Fraksi Demokrat  juga menyadari salah satu yang menyebabkan angka pencari kerja masih tinggi, karena pertumbuhan penduduk maupun arus pendatang. Dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) rata-rata pendatang di Kota Balikpapan setiap bulannya mencapai dua sampai tiga ribu orang.

“Kita juga menyadari bahwa dampak pertambahan penduduk dan arus pendatang yang tinggi. Hal ini bisa kita lihat di tingkat pengangguran tahun 2019 yang mencapai 9,52 persen atau sebanyak 29 ribu orang,” ujarnya.

Tingginya angka pengangguran ini juga tidak lepas dari ketersediaan lapangan kerja. Di mana peluang atau lowongan pekerjaan yang tersedia sangatlah tidak sebanding dengan angka pencari kerja.

“Untuk ketenagakerjaan, lapangan kerja tetap menjadi persoalan karena peluang sangat tidak sebanding atau bisa dikatakan tidak berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja. Untuk itu kami berharap pemerintah Kota dapat melakukan pendekatan-pendekatan dengan pihak terkait dan melakukan terobosan-terobosan terhadap dunia industri, sehingga pengangguran dapat berkurang,” tandasnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *