background img

EDARKAN SABU PASUTRI MEKARSARI DIBEKUK

4 years ago written by

Balikpapan –¬†Narkotika jenis sabu kembali antarkan pengedarnya ke ruang tahanan. Kali ini, pasutri (pasangan suami istri) berinisial EM (35) dan SP (49) asal Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah, yang menjadi sasarannya.

EM dan SP dibekuk pihak kepolisian Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Balikpapan, saat sedang asik mengkonsumsi sabu di kediaman mereka, jalan Ahmad Yani, RT 07, Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah, sekitar pukul 22.00 Wita, Sabtu (23/5) lalu.

Berdasarkan pengakuan keduanya, mereka mendapatkan pasokan barang dari Kota Tepian Samarinda.

“Dapat dari Samarinda. Sekali ngambil paling banyak 10 gram. Itu untuk dijual dan bisa habis dalam waktu seminggu. Saya jualnya ke teman-teman kerja. Biasa istri saya yang jual sabu ke teman-teman, dan saya juga ikut jual,” ujar EM yang bekerja sebagai mekanik di salah satu perusahaan yang berkantor di kawasan Kariangau.
Sabu tersebut diedarkan dengan harga Rp300 ribu per gram. “Itu saya jual 1 gram kisaran Rp300 ribuan. Kalau habis stok, biasa diantar ke sini lagi barangnya oleh bandar dari Samarinda. Dan transaksinya di Kilometer 4 (jalan Soekarno Hatta Km 4),” ungkapnya.

Dari hasil penangkapan dua sejoli itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 11,7 gram. “Itu dari 10 paket kecil, dan satu paket besar,” kata Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto saat dijumpai KPFM di Mapolres Balikpapan, jalan Jenderal Sudirman, Rabu (31/5).

Keduanya pun dijerat pasal 132 (1) jo 114 (2) jo 112 (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya minimal 5 tahun penjara. Dan maksimal 20 tahun penjara,” tukas Iptu Suharto. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *