background img

DUA RS DIUSULKAN JADI RUJUKAN

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Untuk memaksimalkan penanganan terhadap pasien virus Corona, Pemerintah Kota Balikpapan mengusulkan penambahan dua rumah sakit sebagai rujukan. Hal itu disampaikan Wali Kota Rizal Effendi dalam pers conference di Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (23/3) sore.

Usulan tersebut saat ini sudah disampaikan Pemerintah Kota Balikpapan ke Kementerian Kesehatan agar ada dua rumah sakit rujukan untuk menangani pasien virus Corona yang terus bertambah.

Dua rumah sakit yang diajukan tersebut yakni Rumah Sakit Tentara Dr Hardjanto dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman. Keduanya diusulkan menjadi rumah sakit rujukan pasien virus Corona, yang saat ini masih terpusat penanganannya di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Kota Balikpapan.

“Kita sudah sampaikan ke Kementerian Kesehatan agar dua rumah sakit yang kita ajukan dapat menjadi rumah sakit rujukan bagi pasien virus Corona,” jelasnya.

Selain mengajukan penambahan rumah sakit rujukan, Pemerintah Kota Balikpapan juga berencana menggunakan salah satu hotel dan guest house di Kota Balikpapan sebagai wadah untuk menangani pasien yang telah ditetapkan sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

“Kalau hotel itu ada sekitar 20 kamar, sedangkan guest house itu ada 15 kamar. Jadi lumayanlah untuk menangani pasien kita,” ungkapnya.Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Dr Andi Sri Juliarty mengatakan, hingga saat ini belum ada penambahan pasien yang telah ditetapkan positif terjangkit virus Corona di Kota Balikpapan.

“Jumlah yang positif masih sama 6 orang. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan di Jakarta,” terangnya.Meski demikian, Ia menjelaskan jumlah kasus penyebaran virus Corona di Balikpapan terus bertambah sehingga harus terus diwaspadai.

Berdasarkan catatan DKK Balikpapan, hingga 23 Maret 2020 pukul 16.00 Wita, jumlah kasus Corona untuk kategori ODP (Orang Dalam Pengawasan) meningkat tinggi mencapai 511 kasus. Naik dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat mencapai 303 orang.Peningkatan ini dipengaruhi oleh hasil perkembangan yang dilakukan petugas terhadap hasil temuan 6 orang pasien positif Corona.

Sedangkan untuk kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sudah mencapai 23 orang, naik dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat mencapai 20 orang. Penambahan itu berasal dari satu warga Balikpapan dan dua luar Balikpapan yang baru tiba untuk melakukan perjalanan ke daerah lain di Kaltim.

“Kota kita ini kan tujuan untuk transit, jadi ada dua orang yang berasal dari Jawa yang dalam pengawasan, menambah daftar PDP kita,” terangnya. (MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *