background img

DUA PENCURI MOTOR DITEMBAK

2 months ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Polresta Balikpapan pada Rabu (8/4) sore, mengungkapkan dua kasus pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Minyak -sebutan Balikpapan.

Kasus pertama adalah dengan tersangka berinisial MA (36). Ia diciduk team Jatanras Sat Reskrim Polresta Balikpapan setelah melakukan aksi Curanmor di Masjid Al Munawar pada Jumat 20 Maret 2020.

“Pelaku ini melakukan aksinya saat Salat Jumat. Dia sudah memantau di TKP, kemudian ada motor yang kuncinya masih tergantung dan langsung dibawanya,” kata Waka Polresta Balikpapan, AKBP Sebpril Sesa kepada wartawan.

Selain mencuri sepeda motor, MA rupanya kembali berulah pada 3 April 2020. Dengan melakukan pencurian HP Iphone 6 di sebuah toko Laundry di Jalan A Yani No 47 RT 18 Kelurahan Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah.

“Pelaku ini curi HP juga. Dan baru berhasil diamankan pada Minggu (5/4) di kediamannya di Jalan Banjar RT 35 Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah. Ia diamankan beserta dengan barang bukti sepeda motor Yamaha Mio Soul nopol KT4761YH dan satu buah HP Iphone 6,” ujarnya.

Saat diamankan pelaku MA, lanjut AKBP Sebpril, mencoba melakukan perlawanan. Hingga akhirnya dihadiahi timah panas oleh petugas di betis bagian kiri.

“Saat diamankan dia melawan jadi diberi tindakan tegas terukur. Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya.
Sementara kasus yang ke dua dengan tersangka berinisial KH (20). Ia diciduk usai melakukan aksinya di Masjid At Taqwa pada Senin (6/4) sekira pukul 19.00 wita. Motor salah satu jamaah bernama Mustofa (23) dicuri saat melaksanakan salat magrib.

“Kasus yang ke dua, TKPnya di Masjid At Taqwa. Pelaku berinisial KH. Jadi, ada motor jamaah yang mau salat dicuri dengan cara dirusak kunci stangnya,” lanjut AKBP Sebpril.

Korban, masih kata AKBP Sebpril, kaget usai melaksanakan salat magrib mendapati motornya sudah tidak di tempat. Ia pun langsung melapor kejadian ini ke Polresta Balikpapan.
Dari laporan tersebut jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan melakukan penyelidikan dan olah TKP. Dari penyelidikan, didapati rekaman CCTV aksi pelaku dan langsung menelusuri keberadaan pelaku.

“Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap Selasa (7/4) malam dan langsung kami amankan ke kantor untuk dimintai keterangan,” ucapnya.
Namun saat diamankan, pelaku berusaha melawan petugas hingga akhirnya dihadiahi timah panas pada betis bagian kirinya.

“Saat mau ditangkap dia melawan jadi dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur,” tegasnya.
Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, pelaku rupanya melakukan aksi tersebut sudah empat kali. Polisi pun masih melakukan pengembangan dengan mencari barang bukti lainnya yang diduga telah dijual. “Total ada empat motor, satu sudah kami amankan dan sisanya masih kami kembangkan,” tandasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke dua pelaku harus mendekam di balik jeruji besi. Mereka disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun penjara.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *