background img

DPRD SOROTI MAHALNYA PARKIR DI MAL

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kenaikan tarif parkir progresif di pusat perbelanjaan atau mal tampaknya belum tersosialisasi dengan baik. Buktinya masih banyak masyarakat yang mengekuhkan hal tersebut. Bahkan keluhan langsung disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Baharuddin Daeng Lala mengakui hal itu. Ia mengatakan kalau beberapa kali menerima keluhan terkait mahalnya parkir di mal.

“Kami komisi tiga beberapa kali menerima keluhan biaya parkir yang mahal di mal. Saya sendiri juga pernah merasakan mahalnya tarif itu. Tapi mau tak mau ya dibayar karena sudah parkir dan berlaku tarifnya,” kata Daeng Lala, Senin (15/7).

Komisi III, lanjut Daeng Lala, akan memanggil seluruh pengelola mal untuk membahas kenaikan tarif parkir ini. Termasuk agar manajemen pusat perbelanjaan modern itu menyosialisasikan secara tepat ke masyarakat.

“Ini harus disosialisasi betul-betul. Masyarakat banyak yang belum tahu. Saya sendiri juga kaget, waktu keluar mal, tarif parkirnya mahal, biasa cuma Rp 3 ribu, malah bisa sampai Rp 8 ribu. Mahal betul,” ujarnya.

Untuk diketahui, kenaikan tarif parkir progresif tersebut berlaku sejak 1 Juni 2109 berdasarkan Surat Keputusan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Nomor : 05/DMPT/PARKIR/2019.

Rincian kenaikan di antaranya kendaraan roda empat sebesar Rp 4 ribu untuk satu jam pertama, lalu Rp 3 ribu per jam berikutnya. Kemudian roda dua atau sepeda motor Rp 3 ribu untuk satu jam pertama, lalu Rp 2 ribu per jam berikutnya.

Sedangkan mobil boks Rp 10 ribu untuk satu jam pertama dan meningkat Rp 5 ribu per jam berikutnya. Truk atau bus dikenakan Rp 20 ribu per jam. Sebelumnya, tarif parkir untuk kendaraan roda dua adalah Rp 2 ribu per jam dan untuk roda empat sebesar Rp 3 ribu per jam. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *