background img

DPRD MINTA PROYEK COASTAL ROAD KAJI ULANG

1 month ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta agar rencana proyek pembangunan jalan lingkar tepi pantai yang menghubungkan dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan hingga Pelabuhan Semayang dikaji ulang.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Aziz mengatakan, rencana mega proyek pembangunan jalan lingkar tepi pantai atau coastal road sepanjang 7 kilometer tersebut harus dikaji ulang, karena sejak direncanakan selama belasan tahun proyek ini tidak kunjung terealisasi.

“Proyek ini sudah direncanakan sejak puluhan tahun, namun belum ada tindak lanjut,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Kamis (2/7/20).
Menurut Tohari, pembangunan coastal road merupakan salah satu proyek yang telah dimasukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kota Balikpapan tahun 2016-2021. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan tindak lanjut dari rencana pembangunan coastal road.

Padahal Pemerintah Kota Balikpapan sudah menargetkan akan memulai tahapan pekerjaan reklamasi untuk pelaksanaan pembangunan coastal road pada tahun 2020 ini.
Proyek pembangunan Coastal Road ini dilaksanakan berdasarkan nota kesepakatan bersama atau biasa disebut MoU dengan melibatkan sejumlah investor.

Menurutnya, ini sama saja dengan hutang program. Apalagi proyek Coastal Road sudah beberapa kali mengalami perbaikan MoU dan kontrak dengan pihak ketiga.
Jika memang proyek ini kembali tidak bisa terlaksana akibat adanya pandemi Covid-19, maka badan legislatif itu akan mempelajari ulang MoU-nya.

“Kita akan pelajari MoU-nya, apakah dikaji ulang, dibatalkan, atau seperti apa, karena jangan sampai ini menjadi beban daerah,” pungkasnya.
Ia meminta kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemkot Balikpapan agar lebih detail dalam menyusun Detail Engineering Design (DED) sejumlah proyek yang akan diajukan. Sehingga target program yang direncanakan dapat dilaksanakan. (MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *