background img

DPRD DESAK PEMBANGUNAN JEMBATAN BARU ULU

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Selain merencanakan pembangunan depo kontainer dan gudang perparkiran di kawasan Km 5 Balikpapan Utara, sejumlah anggota DPRD Balikpapan juga mengusulkan agar rencana pembangunan jembatan penghubung antara Kelurahan Baru Ulu dan Kariangau dapat segera terealisasikan.
Anggota DPRD Balikpapan Mauliddin menilai, jika pembangunan ini dapat direalisasikan, selain dapat mengurangi kemacetan di kawasan Km 5, juga mengurangi angka lakalantas yang kerap terjadi diturunan Rapak. Truk sembako yang selama kerap melintas di kawasan tersebut bisa dialihkan melewati jembatan.
“Kalau pelabuhan Feri Semayang pindah ke Kariangau, jembatan ini bisa jadi jalur alternatif bagi truk sembako yang akan menuju ke Pasar Pandansari,” ujar Mauliddin.
Politikus Partai Nasdem ini menambahkan, selama ini dirinya bersama anggota DPRD Balikpapan Dapil Balikpapan Barat lainnya terus memperjuangankan agar jembatan tersebut bisa terwujud, bahkan sudah sejak tahun 2013 lalu.
“Tiap tahun kami upayakan segera dikerjakan, masalahnya di setiap kegiatan Reses dewan, warga selalu mempertanyakan kapan jembatan Baru Ulu-Kariangau dikerjakan,” akunya.
Menurutnya, Detail Enginering Design (DED) jembatan tersebut telah selesai dibuat. Tercatat kajian terhadap DED juga sudah dilakukan dua kali.
“DED sudah selesai dibuat, tinggal menunggu komitmen Pemkot Balikpapan untuk merealisasikannya,” tegasnya.
Dimana berdasar DED pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran antara Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar. Jembatan tersebut rencananya memiliki panjang satu kilometer dengan ketinggian 17 meter dari atas permukaan laut.
“Anggarannya memang cukup besar karena ada lahan warga yang harus dibebaskan sehingga membutuhkan biaya yang besar,” terangnya.
Dengan situasi yang terjadi saat ini, di mana APBD Pemkot masih terbatas diharapkan Pemkot Balikpapan dapat lebih aktif mengajukan atau mengusulkan bantuan anggaran ke Pemprov maupun ke Pemerintah pusat.
“Pemkot lebih giat lagi melakukan lobi-lobi, entah ke Pemprov Kaltim maupun ke pemerintah pusat,” tutupnya. (D/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *