background img

DLH BIDIK RETRIBUSI SAMPAH PERUMAHAN

4 years ago written by

Balikpapan – Tidak tercapainya target retribusi sampah pada tahun 2016 sebesar Rp10 miliar, mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan membuat solusi baru dengan menyasar perumahan dan industri besar yang notabene tidak tertib dalam pembayaran retribusi sampah yang mereka hasilkan.

Hal itu diutarakan oleh Sekretaris DLH Balikpapan Zulkifli saat diwawancarai di kantornya baru-baru ini. “Saat ini pembayaran retribusi sampah menjadi satu dengan pembayaran PDAM. Dan sejauh ini yang ditagih masih pelanggan PDAM saja. Di luar itu belum semua bisa ditagih, padahal sama-sama menghasilkan sampah. Makanya, ke depannya kami akan masuk ke perumahan-perumahan dan industri besar,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, DLH mengundang 12 developer perumahan beberapa waktu lalu. Setelah melakukan pendataan, diperoleh sebanyak 25 ribu Kepala Keluarga (KK). Sedangkan retribusi sampah untuk rumah tangga hanya dikenakan Rp2.500 per bulan untuk ukuran Rumah Sangat Sederhana.

“Besaran retribusi sampah rumah tangga yang ditarik memang berdasarkan cluster. Kalau rumah sederhana dikenakan Rp2.500 per bulannya, paling untuk cluster tertinggi dikenakan Rp10 ribu,” terang Zulkifli.

Saat ini, Peraturan Daerah (Perda) tentang penarikan retribusi di perumahan masih disusun dan diproses di Pusat. Rencananya retribusi sampah rumah tangga akan diusulkan ada kenaikan. Berdasarkan data, triwulan kedua harusnya sudah mencapai Rp5,5 miliar tetapi realisasinya masih di angka sekitar Rp4 miliar. Dan untuk tahun ini target juga dinaikkan menjadi Rp11 miliar. “Mudah-mudahan kami bertenaga untuk mencapai target itu,” harapnya.

Seperti diketahui, sejumlah kompleks perumahan di Balikpapan, melakukan pengelolaan sampah mandiri, dengan sistem pembayaran yang dipadukan dengan jasa keamanan. Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) itu meliputi kebersihan, keamanan dan penerangan jalan umum. Kisaran iuran sebulan antara Rp150 ribu hingga Rp300 ribu. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *