background img

DKK Belum Cium Peredaran Obat Palsu

4 years ago written by

Balikpapan – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan hingga kini belum mencium adanya peredaran obat palsu di wilayah Balikpapan, termasuk laporan dari konsumen obat kedaluwarsa. Meski begitu, Kepala DKK drg. Balerina mengimbau agar masyarakat tetap waspada.

Dikatakan, ada beberapa jenis obat palsu yang ditengarai beredar luas. Obat tersebut indikasi berbahan tepat, namun kemasannya palsu. Atau dibuat dari bahan yang salah dan tidak mengandung bahan aktif yang biasa ada pada obat umumnya.

Dia meminta agar masyarakat lebih teliti saat membeli obat. Untuk menghindari, bila ingin berobat datang ke pusat kesehatan masyarakat milik pemerintah, atau Puskesmas. “Kualitas obat dan keasliannya dijamin pemerintah,” katanya.

Sebagaimana diketahui, belakangan marak disinyalir beredar luas obat palsu di sejumlah daerah yang meresahkan masyarakat. Obat ini mirip asli, dan sulit bagi masyarakat awam mendeteksi, kecuali lewat uji laboratorium, atau informasi dari tenaga kesehatan.

Dampak obat palsu sangat membahayakan, membuat kondisi penyakit kian buruk, terjadi komplikasi, bahkan mengancam kematian bagi konsumen. Bareskrim Polri bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan belum lama menggerebek lima gudang produksi obat palsu di Balaraja, Banten. Ditemukan 42 juta butir obat palsu. Dari pabrik inilah diduga obat palsu yang beredar. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *