background img

DISHUB AKAN REKAYASA BIANG MACET

4 years ago written by

Balikpapan – Kondisi kepadatan arus lalu lintas di persimpangan jalan Soekarno-Hatta Km 5, dan Jalan Projakal Balikpapan Utara arah Kariangan sering kali dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, di persimpangan tersebut acap menimbulkan kemacetan yang cukup parah, terutama waktu pagi dan sore.

Amir, warga Km 8 Karang Joang yang hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut mengaku sering waswas ketika berkendaraan. Jalan yang kurang lebar ditambah intensitas lalu lintas yang padat menjadikan biang kemacetan. Apalagi kendaraan berbadan besar sering melintas.

Menanggapi hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dalam waktu dekat akan merekayasa lalu lintas di kawasan itu. Namun sifatnya hanya sementara, mengingat kawasan tersebut merupakan jalan nasional. Untuk itu wewenang sepenuhnya ada pada Pusat.

“Kami mengambil langkah rekayasa sementara. Rencananya dari Pasar Buton sampai Km 5,5 akan kita buat semacam pulau-pulau kecil atau median jalan tidak permanen yang sewaktu-waktu bisa dipindahkan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan Sudirman Djayaleksana saat ditemui KPFM, Selasa (11/10).

Sudirman menjelaskan, untuk persoalan lalu lintas di persimpangan Kariangau sejauh ini sudah berkordinasi dengan Pemprov Kaltim untuk melakukan pelebaran jalan. Menurutnya, Detail Engineering Design (DED) sudah dibuat oleh Dinas PU provinsi, namun lagi-lagi terkendala pembebasan lahan dan biaya yang tidak sedikit. “Kita hitung-hitung anggarannya sekitar Rp 300 jutaan. Tapi karena jalan itu merupakan jalan nasional jadi sumber dananya dari APBN,” ujarnya. Kapan realisasi pelebaran tersebut, belum ada penjelasan. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *