background img

DISDAG TARIK JAMUR ENOKI

5 days ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mengeluarkan kebijakan untuk menarik perdagangan jamur enoki di sejumlah supermarket dan pusat perbelanjaan yang ada di Kota Balikpapan.

Hal itu menindaklanjutkan kebijakan dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah mengeluarkan edaran penarikan dan pemusnahan jamur enoki impor dari Green Co. Ltd, Korea Selatan (Korsel), karena diduga tercemar bakteri Listeria Monocytogenes.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi mengatakan, pihaknya telah memerintah petugas Dinas Perdagangan untuk melakukan survey ke sejumlah retail untuk diberikan penyuluhan agar tidak menjual jamur enoki.“Jadi petugas kita melakukan survei pasar memberikan penyuluhan agar jamur enoki itu tidak dijual dulu,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Selasa (30/6).

Menurutnya, pihaknya telah memerintah kepada petugas di lapangan untuk lebih ketat mengawasi peredaran jamur enoki di pasaran, dengan memeriksa kelengkapan hasil uji kesehatannya.

Ia juga telah memerintahkan kepada petugas Dinas Perdagangan agar melakukan penarikan apabila ditemukan penjualan jamur enoki yang dilakukan tanpa dilengkapi hasil uji kesehatan.“Kalau tidak ada izin kesehatannya kita tarik, kebijakan untuk penarikan ini tidak hanya fokus pada produk jamur enoki saja, tapi pada semua produk import,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan juga berlaku kepada semua produk yang berasal dari luar negeri. Untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya pada hasil uji kesehatan, namun juga pada kelengkapan sertifikasi halalnya.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *