background img

DEWAN TAK TERLIBAT PEMANGKASAN PENERIMA BANSOS

1 month ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan tidak bisa terlibat dalam pengawasan pendistribusian jaringan pengaman sosial warga terdampak Covid-19 gelombang kedua.

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Balikpapan Iwan Wahyudi mengatakan, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk terlibat dalam proses pendistribusian jaringan pengamanan sosial bagi warga yang terkena dampak sosial akibat penyebaran virus Corona.

“Sejak diterbitkannya, Perpu Nomor 1 Tahun 2020, kami (legislatif) tidak memiliki kewenangan untuk pengawasan karena semuanya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” katanya ketika diwawancarai wartawan di kantornya, Senin (21/9).

Sejak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1/2020 terkait Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 disahkan menjadi undang-undang, sepenuhnya kebijakan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 menjadi wewenang pemerintah daerah.

Termasuk di dalamnya terkait penyusunan daftar warga yang akan dimasukan program jaring pengaman sosial yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pada gelombang kedua pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Balikpapan berencana mencoret sekitar 30 ribu penerima bansos. Jumlah tersebut mengurangi jumlah daftar penerima bansos pada gelombang pertama di bulan April, Mei, Juni dan Juli yang mencapai 70 ribu kepala keluarga.

Terkait kebijakan tersebut, Iwan menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa berbuat banyak karena hal itu sepenuhnya adalah wewenang pemerintah kota.

“Kami tidak melakukan intervensi atas kebijakan pemerintah tersebut, karena ini sudah diatur dalam Perpu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengurangan daftar penerima bansos tersebut dilakukan menyesuaikan pada kemampuan anggaran daerah untuk membantu warga terdampak pada pandemi Covid-19 gelombang kedua.(MAULANA/ KFPM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *