background img

DAMPAK KABUT ASAP KIAN BURUK

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Kemarau panjang tampaknya tengah menghampiri wilayah Indonesia. Beberapa provinsi pun sedang berjuang menangani kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dampak kebakaran itu pun kian memperburuk keadaan, utamanya untuk aktivitas penerbangan di beberapa bandara.

Buktinya, sejumlah penerbangan menuju ke sejumlah daerah di wilayah Kalamantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) seperti, Samarinda, Berau dan Tarakan, terpaksa dialihkan ke Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Ini disebabkan gangguan jarak pandang penerbangan akibat kabut asap.

“Tiga hari ini belum ada perubahan. Banyak yang cancel dan ada juga yang delay. Divert dari bandara lain rata-rata yang menuju di Samarinda, akhirnya landing di Balikpapan,” kata Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan, Andanina Dyah Permata Megasari, Senin (16/9).

Sama halnya penerbangan yang dialihkan dari Bandara APT Samarinda ke Bandara Sepinggan Balikpapan dengan tujuan Jakarta. Sejauh ini sedikitnya ada tiga penerbangan. Termasuk ada juga penerbangan dari Bandara Sepinggan Balikpapan, namun terpaksa kembali.

“Ada juga yang dari Samarinda menuju Jakarta akhirnya berangkat dari Balikpapan. Kalau sampai hari ini yang divert atau dialihkan baru ada tiga penerbangan. Ada beberapa yang terbang baru balik lagi ke sini tapi setelah itu berangkat lagi,” ujarnya.

Kondisi ini, lanjut Mega, sudah terjadi sejak Jumat pekan lalu. Sejauh ini ada sekitar 1.500 penumpang yang terganggu akibat delay maupun batal penerbangan. “Kalau yang terganggu penerbangannya mulai hari Jumat kemarin sampai Senin hari ini, diperkirakan sekitar 1.500 lebih penumpang,” tuturnya.

Dari ribuan penumpang tersebut, ada juga yang gagal berangkat. Soal ini, pihak bandara mengarahkan ke maskapai  untuk pengembalian dana tiket. Karena hal itu merupakan tanggungjawab dari maskapai.

“Kami tetap arahkan ke maskapai karena terkait proses refund ataupun delay. Itu kan tanggungjawabnya ada di pihak maskapai. Tapi kami bekerjasama juga dengan maskapai, dalam hal ini memberikan tempat-tempat istirahat untuk penumpang,” ucapnya.

Ditanya soal kondisi penerbangan di Bandara Sepinggan, Mega mengatakan jika operasional berjalan baik. “Kalau di Bandara Sepinggan operasional baik. Jadi untuk take of landing tak ada masalah,” tandasnya.(FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *