background img

CORONA TAK PENGARUHI WISATA BALIKPAPAN

7 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Pembatasan kunjungan wisatawan dari Tiongkok akibat dampak penyebaran virus Corona tidak mempengaruhi target kunjungan wisatawan ke Balikpapan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan Dorce Marpaung ketika menghadiri upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan ke 123 di Lapangan Merdeka Balikpapan, Senin (10/2).

“Kita belum bisa hitung, karena ada survey dulu terkait hal tersebut untuk mendata dampak virus Corona terhadap sektor pariwisata kita,” kata Dorce.

Untuk mengantisipasi dampak penyebaran virus Corona, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi keberangkatan dan kedatangan dari Negara Tiongkok.

Sejumlah wisatawan yang sudah terlanjur berada di Indonesia terpaksa harus memperpanjang izin tinggal atau visa hingga kebijakan tersebut dicabut.

Menurut Dorce, berdasarkan data jumlah kunjungan wisatawan asing yang datang ke Balikpapan setiap tahunnya, paling banyak didominasi oleh wisatawan asing dari negara-negara di Eropa. Jumlah wisatawan asing dari Asia khususnya Tiongkok sangat sedikit.

Hal itu karena sektor pariwisata yang ditawarkan oleh Kota Balikpapan kurang diminati oleh turis dari Tiongkok.

Sebagian besar jenis wisata yang ditawarkan oleh Kota Balikpapan adalah wisata alam seperti Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) dan kawasan mangrove di Teluk Balikpapan yang lebih diminati oleh wisatawan asing dari Eropa.

“Tempat wisata lebih banyak wisata alam yang lebih diminati oleh wisatawan Eropa, kalau wisatawan Tiongkok lebih suka berwisata ke Bali, mereka lebih suka shopping,” jelasnya.

Dorce menjelaskan pihaknya belum bisa menyebutkan dampak yang pasti terkait dampak penyebaran virus corona terhadap pertumbuhan pariwisata di Kaltim.

Ia menjelaskan, pihaknya tetap optimistis target kunjungan wisatawan di Kota Balikpapan dapat tercapai pada tahun ini.

Target kunjungan wisatawan di Kota Balikpapan pada tahun 2020 ditetapkan sebanyak 3 juta orang per tahun, naik dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang tercatat mencapai 2,9 juta orang.

“Ketika ditanya bagaimana dampak Corona, kita belum menyebutkan karena harus disurvei dulu, yang pasti target wisatawan kita naik menjadi 3 juta orang pada tahun ini, dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 2,9 juta,” terangnya. (MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *