background img

CEGAH PEMILU CURANG, BAWASLU SUSUN IKP

2 months ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan menggelar rapat koordinasi dengan beberapa stakeholder terkait. Di antaranya kepolisian, KPU dan media.

Kegiatan berlangsung di Aston Hotel Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, Senin (2/11) siang. Adapun agenda utama yang dibahas adalah, Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan 2020.

“Berdasarkan instruksi dari pusat, kita diharuskan untuk berkoordinasi dengan beberapa stakeholder perihal kerawanan Pemilu,” kata Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis usai kegiatan.

Kegiatan ini, lanjut Azis, merupakan langkah awal untuk melakukan pemetaan terhadap kerawanan Pemilu di Kota Balikpapan. Sehingga di tahun 2020, kerawanan-kerawanan yang ada dapat ditekan atau diantisipasi.

“Kerawanan-kerawanan itu meliputi keamanan, money politic, netralitas ASN, profesionalitas penyelenggara, jajaran KPU dan Bawaslu. Untuk acuannya di Pemilu sebelumnya. Seperti saat Pililihan Wali Kota 2015, pemilihan gubernur 2018 dan Pemilu 2019,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, seluruh stakeholder yang hadir diminta untuk mengisi angket dalam rangka pengumpulan informasi sehubungan kajian terkait  kerawanan Pemilu.

“Masing-masing stakeholder diberi angket berbeda. Untuk Kepolisian ada 19 pertanyaan, media massa ada 125 dan paling banyak panitia Bawaslu ada 129 pertanyaan. Ini akan menjadi data kami,” ungkapnya.

Data-data ini nantinya akan dikirim ke Bawaslu RI. Dari Bawaslu RI kemudian menilai dan mengeluarkan IKP untuk setiap daerah. “IKP itu akan dilaunching April 2020, dalam bentuk buku,” ungkapnya.

Azis menambahkan, melihat fenomena pelaksanaan Pemilu di Balikpapan seperti pada Pilkada 2015, Pilgub 2018 dan Pilpres 2019, Balikpapan masuk kategori daerah cukup rawan.

“Jadi indeksnya itu dari nol sampai 33 adalah aman, dari 33,01 sampai dengan 66 adalah cukup rawan dan 66,01 sampai dengan 100 adalah sangat rawan. Kalau kita lihat di Balikpapan indeks kerawanannya di angka 44 sampai 66. Ini yang akan kita cari dan akan dirumuskan penyelesaiannya seperti apa kedepan,” ucapnya. (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *