background img

BERAS BALIKPAPAN AMAN

3 years ago written by

Balikpapan – Beras dan beberapa kebutuhan pokok yang dijual di pasar tradisional Balikpapan sejauh ini masih aman dikonsumsi, tak ada indikasi tercampur zat berbahaya. Setidaknya laporan dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kaltim menyimpulkan hal tersebut.

“Awalnya kami sempat mewaspadai daerah yang berdekatan dengan negara tetangga. Takutnya ada yang mencoba mengirimi beras tawas menggunakan jalur lain. Tetapi berdasarkan laporan BBPOM, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dan Walikota Balikpapan menyebutkan memang tidak ada beras yang bercampur zat bahaya di Balikpapan,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada KPFM, Jumat (9/6).

Saleh dan rombongan berada di Balikpapan dalam kaitan kunjungan kerja dan pengawasan obat dan makanan di bulan Ramadhan. Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di Pasar Ramadhan kawasan Ruko Bandar Balikpapan jalan Jenderal Sudirman.

Menurutnya, jika memang ada isu terkait beras semacam itu, sekiranya pemerintah mewaspadai hal tersebut, agar masyarakat terhindar untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

“Kemungkinan ada orang yang dengan sengaja mencampurkan zat-zat lain yang tidak jelas ke dalam beras hanya untuk mencari keuntungan semata. Itu harus ditindak tegas jika ditemukan kasusnya,” kata Saleh.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan rapat dengan BBPOM tentang langkah-langkah yang akan dibentuknya. Dan kunjungan kali ini, merupakan salah satu bagian dari upaya untuk memeriksa apakah ada keluhan dari masyarakat.

“Hari ini kami melakukan kunjungan ke daerah-daerah di tiga provinsi sekaligus, yaitu Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Timur. Jika ada temuan, kami akan mengonfirmasi langsung ke BBPOM sebagai pelindung keamanan pangan di Indonesia,” paparnya.

Dalam sidak tersebut, selain memeriksa keamanan bahan pangan, Saleh juga memeriksa tanggal kedaluwarsa dari produk-produk yang dipakai maupun yang dijual dalam pasar tersebut, seperti sirup dan susu kental manis. (RARA/KPFM)

 

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *