background img

BBG HANYA RP 3.100/KG, KURANGI BEBAN SUBSIDI

4 years ago written by

Balikpapan – Pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui pencanangan program konversi ke Bahan Bakar Gas (BBG) sebagai prioritas nasional diyakini Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menjadi solusi atas ketergantungan yang tinggi terhadap minyak bumi.

Kabag Ekonomi Kota Balikpapan Arzaedi Rahman saat ditemui KPFM Jumat (10/16) mengatakan, ketergantungan terhadap minyak sangat mengkhawatirkan karena ketersediaannya terbatas, dan semakin sulit dicari. Harganya pun terus meningkat.

Upaya konversi BBM ke BBG sudah mulai dilakukan Pemkot Balikpapan sejak Senin lalu (3/10) yakni dengan dimulainya pemasangan konverter kit pada 150 kendaraan plat merah milik Pemkot. “Sudah ada 16 kendaraan dipasang konverter kit,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan BBG dalam bentuk liquid gas for vehicles(LGV) sangat baik bagi pemerintah kota karena mengurangi beban subsidi. Biaya operasional turun drastis karena harganya lebih murah dibandingkan BBM. “Kalau hitung irit sama saja. Tapi kalau hitungan ekonomis sama seperti BBM 1 liter bisa 20 Km. Pakai gas juga 1 Kg bisa 20 Km. Tapi pembiayaan lebih murah, per Kg harganya hanya Rp3.100. Bila isi tabung full Rp45 ribu, dengan kapasitas tampung 145 Kg gas. Jadi Rp45 ribu bisa sampai jarak 185 kilometer. Dibandingkan pakai Premium hemat Rp180 ribu. Jadi memang irit dari sisi keuangan,” ujarnya. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *