background img

BANYAK TIDAK PAHAM PERDA KEPENDUDUKAN

4 years ago written by

Balikpapan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan bekerjasama dengan Pengadilan Negeri, Kamis (24/11) akan menyidangkan puluhan warga yang terjaring razia yustisi beberapa waktu lalu.  Kepala Satpol PP Freddy Pasaribu mengatakan, warga yang terjaring karena melanggar Perda Kependudukan Kota Balikpapan. “Mereka kebanyakan masalah KTP. Sekalipun sudah pemberlakuan KTP Nasional, tapi mereka tinggal di sini tidak melapor ke RT dan kelurahan setempat. Di Perda sudah jelas bahwa bila tinggal dan bekerja di sini harus melaporkan diri,” kata Freddy saat ditemui KPFM usai mengikuti apel Kesiapsiagaan Pasukan TNI/Polri dan pemerintah kota di Lapangan Merdeka, Rabu (23/11).

Freddy menyebutkan sebagian besar dari mereka yang terjaring adalah buruh bangunan. “Banyak yang nggak paham Perda kita. Makanya banyak yang terjaring dari pekerja bangunan,” ujarnya. Rencananya persidangan yustisi ini digelar Kamis pagi di Kantor Pol PP jalan Jenderal Sudirman samping Kantor Pos. “Untuk sanksinya nanti hakim yang menentukan,” ujarnya. Freddy juga menegaskan, pihaknya akan terus melakukan razia rumah kos dan kontrakan. Hal ini merupakan salah satu upaya memastikan identitas pendatang yang tidak jelas. (FREDY/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *