background img

BALIKPAPAN SUDAH BERSIH MI KOREA

4 years ago written by

Balikpapan – Adanya surat edaran Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tentang penarikan tiga produk mi Korea pada Kamis (15/6) lalu, membuat Walikota Balikpapan Rizal Effendi dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda harus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa swalayan yang ada di Kota Minyak.

Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Balikpapan, kegiatan sidak dilakukan Selasa (20/6), dengan sasaran awal dua swalayan besar, Yova Mart Gunung Malang dan Hypermart jalan Jenderal Sudirman.

Dalam sidak tersebut, Rizal dan rombongan tidak menemukan adanya produk mi Samyang U-Dong, Ramyun Black, Yeul Ramen dan Kimchi dari PT Koin Bumi. “Alhamdulillah untuk produk yang ditarik dari peredaran jenis mi Korea sudah mulai dihilangkan peredarannya di Balikpapan. Terbukti di Yova sudah tidak ada. Di Hypermart sudah ditarik dari rak penjualan, dan sedang dipacking untuk diretur. Kami akan pantau produk tersebut karena muslim memang tidak boleh mengonsumsinya,” ujarnya.

Selain memantau mi Korea, rombongan FKPD juga memantau harga bahan makanan di retail modern untuk memastikan harga beberapa bahan masih aman sesuai panduan Surat Edaran Menteri Perdagangan.

PicsArt_06-21-12.02.45

“Ternyata mereka belum sepenuhnya mengetahui Surat Edaran Menteri Perdagangan, bahwa ada sejumlah barang yang dipatok harganya, seperti gula, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, telur dan ayam. Untuk gula dan minyak goreng harganya sudah benar, bahkan mereka memberlakukan pembelian terbatas, supaya masyarakat tidak beli terlalu banyak,” katanya.

Untuk bahan seperti telur, ayam, bawang putih, dan bawang merah, Rizal mendapati harganya berbeda sedikit dari patokan harganya.

“Berarti kan masih perlu sosialisasi tentang standar harga telur, ayam, gula, minyak, bawang putih, dan bawang merah,” tambah Rizal.

Kepala BBPOM Samarinda Fanani Mahmud menanggapi, selama inspeksi di Balikpapan hasilnya memang tergolong aman. Hanya, pihaknya akan mengecek kembali produk yang dilarang tersebut dan akan menjamah swalayan maupun supermarket seluruh Balikpapan agar benar-benar bersih dari produk tidak halal. (RARA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *