background img

BALIKPAPAN MASIH ZONA MERAH

1 month ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Warganet Kota Balikpapan dibuat heboh dengan perubahan warna pada peta Covid-19 di Kaltim yang dikeluarkan oleh Pemprov Kaltim pada Selasa kemarin (30/6).
Dalam peta tersebut, kota Balikpapan berubah warna menjadi hitam. Padahal sebelumnya berwarna merah.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat penyampaian update terbaru kasus perkembangan Covid-19 di Balikpapan, Rabu (1/7) sore mengklarifikasi hal tersebut.

Rizal menegaskan jika zona hitam tidak dibenarkan, lantaran telah disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltim. Meski begitu pihaknya meminta masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

“Balikpapan masih zona merah. Sudah disampaikan tadi sama Gubernur kalau itu bukan zona hitam,” kata Rizal menjawab pertanyaan awak media.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty juga membantah Balikpapan disebut zona hitam.

Pihaknya telah menanyakan langsung kepada Dinkes Pemprov Kaltim bahwa penetapan zona hitam tersebut jangan melihat dari ambang batas jumlah kasus yang ada.

Harusnya dinilai dari berapa pasien yang dirawat saat itu. Sebab data nasional masih mencatat bahwa Balikpapan zona merah, bukan hitam.
“Kami menyarankan agar penghitungan itu jangan dilihat dari jumlah kasus menggunakan nilai ambang batas,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Dio itu mencontohkan, kasus dibatasi 95 atau di atasnya. Sebab jumlah kasus di Balikpapan sudah sampai berjumlah 193. Kalau dilihat total nilai kumulatif positif, tidak mungkin turun. Berarti akan hitam terus.

“Jadi harusnya melihat dari berapa jumlah pasien yang dirawat,” ucap Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan itu.Fredy Janu/Kpfm

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *