background img

BALIKPAPAN FASHION WEEK DIMULAI

2 weeks ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Bagi penggemar dunia rancang busana dan ingin mengisi waktu senggang dengan kegiatan seru dan berkesan, jangan lupa mampir ke acara Balikpapan Fashion Week (BFW) 2020. Fashion show pertama dan terbesar di Kalimantan ini mulai dilaksanakan, Jumat (7/2) malam, di Atrium Pentacity Shopping Venue, dan Main Atrium e-Walk Simply Funtastic, Balikpapan Super Block (BSB).

“Dimulai malam ini dan berakhir tanggal 9 Februari. Jadi belangsung selama tiga hari. BFW adalah event fashion pertama dan terbesar di Kalimantan yang didukung tiga desainer kenamaan,” kata Deputi Bussiness e-Walk-Pentacity BSB, Meivy Mergan, saat konferensi pers, Jumat (7/2).

Menurut Meivy, ada 30 lebih desainer, baik lokal maupun nasional, siap menampilkan karya terbaik dan terbaru mereka. Hal ini dilakukan dalam rangka memeriahkan pesta fashion akbar pertama dan terbesar di Kota Minyak -sebutan Balikpapan.

“Temanya Cross Culture. Tema ini mengambil inspirasi dari keberagaman budaya, suku, dan adat istiadat di Kota Beriman,” ujarnya.

Dari tema tersebut, desainer senior Agnes Budhisurya, yang turut ambil bagian dalam event bergengsi ini mengaku, rancangan yang dibuatnya selama event ini semuanya tentang Borneo. Artinya koleksi yang ditampilkan mewakili kekayaan alam Kalimantan.

“Saya persiapkan semua tentang Borneo.  Rancangan yang saya buat berupa lukisan flora. Salah satunya anggrek hitam yang menjadi flora khas dari Kalimantan. Koleksi yang ditampilkan mewakili kekayaan alam yang ada di Kalimantan. Harus menjadi jendela yang cantik dari Indonesia,” ujar Agnes Budhisurya.

Sementara menurut desainer kenamaan, Naniek Rachmat, penyelenggaraan ini akan menjadikan industri fashion Kota Balikpapan menjadi pusat fashion di Indonesia Timur. Produk fashion berbasis budaya menjadi tren dan inspirasi busana yang terus menguat.

“Terima kasih sudah dipanggil, ini suatu kehormatan. BFW ini penting digelar karena di sini calon ibu kota. Sekaligus pembuktian, pelaku UMKM tidak kalah kok. Bisa meminta bantuan para desainer yang ada,” ungkap Naniek Rachmat.

Diketahui, ajang BFW 2020 ini mendapat dukungan banyak pihak, di antaranya Pemerintah Kota Balikpapan. BFW dapat dimanfaatkan sebagai panggung untuk mendorong perkembangan pariwisata serta budaya masing-masing, terutama perkembangan tekstil dan produk fashion UMKM lainnya.

Selain melibatkan puluhan desainer lokal Kota Balikpapan, seperti Batik Vi dan Rumah Ampiek,  BFW 2020 turut menghadirkan desainer kenamaan dari Jakarta, seperti Agnes Budhisurya, Ida Royani, Naniek Rachmat, dan Laudya Chintya Bella.

Ada pula beberapa desainer dari Jawa Timur dan Jawa Barat yang turut ambil kesempatan dalam ajang fashion terbaik ini. Mereka akan hadir dengan membawa rancangan terbaru dan belum pernah ditampilkan di ajang manapun.  (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *