background img

ARIE KRITING RELA CEPAK RAMBUT

3 years ago written by

Balikpapan – Berambut panjang dan kriting. Itulah ciri khas komika Arie Kriting. Bak menjadi mahkota populernya, sebutan kriting itu ia sandang sejak masih kuliah, sebelum menjadi artis terkenal. Nama asli Arie; Satriaddin Maharinga Djongki.

Tapi mungkinkah seorang Arie Kriting mengubah penampilannya yang sudah menjadi trademark-nya itu hanya untuk sebuah peran? Taruhlah itu memotong rambutnya menjadi cepak. Mendengar ide seperti itu, Arie pun tertawa.

“Tergantung tawaran dan urgensinya apa? Saya mau membuat cepak rambut asalkan tawaran main film dengan peran sebagai Kapitan Pattimura,” kata Arie serius.

Lah kenapa? “Karena itu tokoh inspirasi saya, dengan perjuangannya melawan penjajah,” katanya seraya tersenyum saat bincang santai dengan KPFM, Jumat (7/7).

Arie ditemui di rumah keluarganya di jalan Bunga Matahari, RT 01, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota. Seperti diketahui, komika asal Kendari ini berada di Kota Minyak untuk menghadiri pernikahan adik sepupunya.

Sebagai komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 3 Kompas TV, dunia layar lebar tak pernah terlintas dalam benaknya. Malah Arie mengaku sempat menolak saat ditawari untuk bermain dalam film Comic 8 yang dirilis pada awal 2014 itu.

“Waktu itu saya, Babe Cabita dan Vico sedang tour SUCI 3 ke Bali. Kemudian kami ditelefon lalu ditawari bermain film. Terus kami bertiga langsung berfikir, mereka itu hanya mau memanfaatkan popularitas stand up comedy. Masa kami tidak pernah main film disuruh main film? Akhirnya kami sepakat untuk menolak. Tapi beberapa waktu kemudian kami melihat pemerannya kebanyakan para senior stand up comedy, seperti Ernest, Mongol dan Mudy Taylor serta Om Indro. Jadi kami bertiga akhirnya sepakat untuk ikut main film,” kata Arie.

Baginya, bermain film merupakan hal yang tak disangka dan ditargetkan sebelumnya saat pertama kali berkecimpung di panggung stand up comedy.

“Ya, sekarang ini kan mungkin stand up lagi naik daun. Dan mungkin juga akan turun. Karena semua seni dan kebudayaan itu menurut saya akan naik turun. Mungkin hari ini adalah masanya stand up comedy. Kalau untuk mencari kemapanan di panggung stand up, sebenarnya itu tergantung kreatifitas saja,” tutur Arie.

Keberadaan Arie Kriting di Balikpapan sempat menjadi perhatian publik. Lantaran ia menumpang KM Lambelu dari Baubau menuju Balikpapan, dan ikut terjaring razia yustisi di Pelabuhan Semayang. (ARIYANSYAH/KPFM)

Article Categories:
Lifestyle · News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *