background img

ANGGARAN DLH DIPANGKAS 10 MILIAR

7 days ago written by

 

KPFM BALIKPAPAN – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Suryanto memastikan tidak ada program pembangunan, karena anggaran fisik dialihkan untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Anggaran yang dialokasikan lebih banyak dipergunakan untuk menjalankan program rutin seperti pengukuran kualitas sungai dan udara, dibandingkan pengadaan atau pembangunan fisik hingga memasuki triwulan III 2020.

“Sejumlah proyek tertunda antara lain pemagaran hutan kota atau pembangunan batas hutan kota,” katanya ketika diwawancarai wartawan, baru-baru ini.

Sementara untuk program pengukuran kualitas sungai dan kualitas udara yang merupakan program rutin dipastikan tetap

dianggarkan tahun ini. “Itu program dasar dan wajib dijalankan untuk memperbaharui data,” ucapnya.

Selain itu anggaran paling banyak untuk memenuhi kebutuhan operasional atau kebutuhan rutin. Sedangkan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa dipangkas.

“Misalnya pengadaan 6 unit kontainer pengangkut sampah jadi 4 unit saja. Sebenarnya masih ada, tapi ya dikurangi,” ujarnya.

Saat ini, proyek pengadaan kontainer sudah memasuki proses lelang, setelah sempat tertunda pelaksanaannya akibat terjadi refocusing anggaran.

“Awalnya anggaran kami secara keseluruhan Rp93 miliar, dipotong Rp10 miliar, ya jadi Rp83 miliar. Memang tidak banyak yang dipotong,” ungkapnya.

Anggaran sebesar itu juga diperuntukan bagi gaji petugas kebersihan dan pertamanan yang merupakan tenaga non Aparatur Sipil Negara, sehingga program kebersihan dan keindahan kota tetap berjalan.

“Ya karena honor itu kan sangat penting untuk menunjang kinerja petugas,” pungkasnya.(MAULANA/KFPM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *