background img

ADUAN PPDB PALING BANYAK MASALAH KK

1 year ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Di hari pertama pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi, Senin (1/7), sejumlah sekolah favorit diserbu orang tua siswa yang ingin mendaftarkan anaknya.

Seperti di SMAN 1 dan SMPN 1 Balikpapan yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean, Telaga Sari, Balikpapan Kota (Balkot). Sejak pukul 07.30 Wita, mereka sudah antre. Menginginkan anaknya masuk sekolah favorit menjadi pemicu mereka berbondong-bondong mendatangi sekolah yang dituju.

Soal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan, banyaknya warga sampai membludak hingga menyebabkan antrean panjang karena kecenderungan daftar hari pertama. Kebanyakan dari mereka juga hanya sebatas mencari informasi.

“Banyak yang nyari informasi juga. SMAN 1 dan SMPN 1 Balikpapan kan terima lintas zona prestasi. Pasti orang tua ini mau tahu anaknya urutan berapa. Kalau tidak masuk, berkasnya bisa dicabut dan pindah sesuai zona,” kata Muhaimin, Senin (1/7).

Ditanya terkait keluhan terbanyak di hari pertama ini, pria berkacamata itu menyebut jika laporan terbanyak adalah masalah Kartu Keluarga (KK) yang belum sampai enam bulan di tempat domisili yang baru.

 “Hari pertama ini paling banyak laporan masalah KK yang belum enam bulan. Misalnya warga yang awalnya tinggal di Kampung Baru, Balikpapan Barat (Balbar) dan pindah ke Manggar, Balikpapan Timur (Baltim). Kemudian dia mau daftarkan anaknya di Baltim, tapi dalam KK belum enam bulan. Nah, ini kalau zonasi tidak masuk, harus kembali ke tempat yang lama, setelah enam bulan baru bisa pindah,” jelasnya.

Aturan ini, lanjut Muhaimin, tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) 51 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru dan Peraturan Walikota (Perwali). Dalam aturan menyebut jika siswa yang mendaftar ke sekolah di dalam satu zona dengan tempat tinggalnya wajib tercatat dalam Kartu Keluarga sejak enam bulan sebelum dibukanya PPDB.

“Dalam Permendikbud dan Perwali minimal enam bulan. Jadi tetap sesuai KK.  Nanti kalau sudah enam bulan, pas naik semester atau satu tahun baru bisa dipindahkan,” ucapnya.  (FREDY JANU/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *