background img

3.347 WARGA ANTRE CAIRKAN BST

1 week ago written by

KPFM BALIKPAPAN – Cuaca panas melanda Kota Balikpapan sejak pagi, tidak menyurutkan 3.347 kepala keluarga mengantre di Kantor Pos untuk menerima pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (20/5).

Mereka berbaris rapi hingga ke tepi jalan aspal di bawah cuaca terik di depan Kantor Pos Cabang Balikpapan menunggu giliran. Kepala Kantor Pos Cabang Balikpapan Taufik Dadi Marala mengatakan, pihaknya telah membuat aturan untuk menjalankan prosedur upaya pencegahan Covid-19, di antaranya dengan mengatur jarak di dalam antrean, pemeriksaan suhu tubuh dan wajib menggunakan masker.

Menurutnya, dalam proses pencairan BST ini, pihaknya membuka empat titik lokasi pencairan BST, yang pertama di Kantor Pos Balikpapan, Kantor Cabang Pembantu Balikpapan Utara, Kantor Kelurahan Kariangau dan SDN 006 Karang Joang.

“Kita bagi tempat pencairan di empat titik, yang akan ditangani oleh tiga tim,” katanya ketika diwawancarai wartawan. Menurutnya, dalam proses pencairan para warga penerima cukup membawa undangan, KTP dan KK. Pencairan akan dilaksanakan secara bertahap selama tiga hari hingga Jumat, 22 Mei mendatang.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang hadir meninjau kegiatan penyaluran pencarian BST di Kantor Pos berharap agar proses pencairan BST dapat berjalan lancar dan tertib.
“Ya kita berharap pembagian BST bisa berlangsung lancar meski cuaca yang lagi panas, tidak seperti daerah lain ada yang sampai pingsan,” ujarnya.

Ia berharap pencairan BST tahap pertama sebesar Rp600 ribu ini dapat membantu perekonomian masyarakat dalam menyambut Lebaran. “Walaupun jumlah ini kurang tapi setidaknya mereka bisa lebih tenang dalam menghadapi Lebaran. Jadi kami mengingatkan mereka agar tidak dipakai secara berlebihan,” terangnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pantauannya, dalam proses pencairan BST di Kantor Pos tidak lama hanya sekitar 1 hingga 2 menit, namun yang lama adalah menunggu giliran yang butuh waktu hingga 30 menit.(MAULANA/KPFM)

Article Categories:
News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *